Got My Cursor @ 123Cursors.com
Free INDONESIA Cursors at www.totallyfreecursors.com
Horor Story: 2013

Rabu, 11 Desember 2013

10 Lukisan Yang mengandung Kode Rahasia

Tak hanya keindahan karya mereka yang memukau sepanjang massa, tapi juga misteri yang diyakini terkandung di dalamnya -- dalam bentuk kode-kode yang kini sedang terus payah diungkap artinya oleh para detektif seni.
Berikut 10 lukisan yang mengandung kode rahasia:
1. Kode Rahasia di Mata Monalisa

Mungkin tak ada yang semisterius Monalisa. Lukisan aslinya, yang kabur dan retak-retak, masih tergantung di dinding Museum Louvre, Paris. Ukurannya tak seberapa besar, 77 x 53 centimeter, tapi senyum enigmatiknya menembus kaca antipeluru yang melindunginya, mampu menyandera imaji pikiran manusia.
Tak hanya maksud di balik senyum Monalisa. Tapi juga sorot matanya. Tersembunyi di cat gelap di bagian pupil mata Mona Lisa, terdapat huruf yang disusupkan oleh sang maestro, Leonardo da Vinci. Kode rahasia ini terungkap berkat teknologi pembesaran termutakhir.
Pengungkapan ini mungkin terinspirasi langsung novel laris 'Da Vinci Code' yang menyebut Mona Lisa menyimpan petunjuk tersembunyi tentang Holy Grail -- Cawan Suci.
Adalah Silvano Vinceti, presiden Komite Warisan Budaya Italia, yang menemukan simbol tersebut. "Untuk mata telanjang, simbol ini tak kelihatan, tapi dengan kaca pembesar, itu jelas terlihat," kata dia, seperti dimuat situs Daily Mail.
Apa simbol yang disembunyikan Da Vinci di mata Mona Lisa?
"Di mata kanan terlihat huruf 'LV' yang mungkin inisial namanya, Leonardo da Vinci, sementara di mata kirinya juga terdapat simbol huruf yang belum terdefinisikan."
Para ahli belum memutuskan huruf apa di mata kiri Mona Lisa. Itu bisa saja huruf 'CE' atau huruf 'B'.
"Sementara di lengkung jembatan di latar belakang lukisan, bisa terlihat angka '72' atau itu bisa jadi huruf 'L' dan angka '2'. "
Inisiatif pencarian simbol dalam lukisan Mona Lisa seperti plot Dan Brown setelah seorang anggota komite menemukan buku kuno di sebuah toko antik. Buku ini merujuk pada simbol dalam mata Mona Lisa.
Apalagi, "Da Vinci meletakkan penekanan khusus dalam lukisan Mona Lisa. Dan kita tahu, ia membawa lukisan itu ke manapun di tahun-tahun terakhir hidupnya," kata Vinceti.
"Kami juga tahu bahwa Da Vinci adalah seorang yang esoteric -- hanya bisa dipahami orang-orang tertentu, dan kerap menyisipkan simbol-simbol dalam karyanya. Siapa tahu, tambah Vinceti, mungkin ada pesan cinta di sana.
Vinceti adalah anggota sebuah kelompok yang mengajukan izin untuk menggali makam Da Vinci dari nisannya di Kastil Amboise di Desa Loire, Perancis.
Tujuan penggalian makam, untuk melihat langsung tengkorak sang maestro dan membuktikan apakah Mona Lisa adalah gambaran diri Da Vinci -- satu misteri lagi yang juga belum terkuak.

2. Ramalan Kiamat di Balik "The Last Supper"?


Karya da Vinci yang lain, "The Last Supper" tentang perjamuan terakhir Kristus juga kerap jadi sasaran spekulasi.
Slavisa Pesci, ahli teknologi informasi, menciptakan efek visual yang menarik dengan menumpangkan versi cermin lukisan itu di atas yang asli.
Hasilnya, dua figur mirip ksatria Templar terlihat di kedua ujung meja. Sementara seseorang, yang diduga membawa bayi, berdiri di sisi Yesus.
Sementara Giovanni Maria Pala, seorang musisi Italia, mengindikasikan posisi tangan dan roti bisa diinterpretasikan sebagai not dan tanda musik, jika dibaca dari kanan ke kiri -- seperti karakteristik tulisan da Vinci -- ia akan membentuk komposisi musikal.
Lebih jauh lagi, Leonardo Da Vinci bahkan diyakini meramalkan akhir dunia. Dalam lukisan itu.
Menurut Da Vinci, pada 21 Maret 4006, Bumi akan dilanda banjir bah. Bencana mahadahsyat itu akan berujung pada kiamat pada 1 November 4006.
Prediksi Da Vinci ditemukan oleh peneliti Vatikan, Sabrina Sforza Galitzia yang bekerja di bagian arsip Vatikan. Galitzia menduga, sang jenius asal Italia itu menyisipkan prediksinya dalam bentuk kode.
Galitzia yang pernah meneliti manuskrip Da Vinci di Universitas California mengatakan, bentuk setengah lingkaran di atas lukisan Yesus dan para muridnya saat perjamuan terakhir sebelum peristiwa penyaliban, mengandung kode-kode tersembunyi.
"Di sana ada 'Da Vinci code', kode Da Vinci -- bukan hanya kode yang dipecahkan Dan Brown," kata Galitzia seperti dimuat laman New Kerala.
Kode Da Vinci tentang kiamat memakai simbol zodiak dan menggunakan 24 huruf latin -- pengganti simbol 24 jam dalam waktu satu hari.
Namun, tak dijelaskan bagaimana simbol-simbol dalam lukisan tersebut bisa dibaca sebagai sebuah prediksi tentang kiamat.
3. Otak Melayang dalam "The Creation of Adam" 
"The Creation of Adam" karya maestro Michelangelo, bukan hanya lukisan paling tekenal yang menghiasi panel di Kapel Sistine, Vatikan, Roma tapi juga sebuah gambaran ikonik tentang organ paling penting manusia.
Organ itu beratnya hanya 1,4 kilogram, tapi mengandung lebih dari 100 juta sel syaraf. Ia mengatur gerak seluruh badan dan pemikiran kita, bahkan mampu mempengaruhi orang lain: otak.
Michelangelo diakui sebagai pelukis dan pemahat dari masa Renaissance Italia. Tapi, yang jarang diketahui umum adalah, dia adalah seorang mahasiswa yang keranjingan anatomi. Bahkan di usianya yang baru 17 tahun, ia telah membedah mayat dari kuburan gereja.
Ahli neuroanatomi asal AS meyakini, Michelangelo meninggalkan jejak ilustrasi anatomis di balik salah satu karya terbesarnya.
Dan ini bukan kebetulan.
Sebab, tak hanya bentuk otak manusia secara garis besar, sang maestro juga menampilkan bentuk kompleks organ tersebut -- seperti serebellum (otak kecil), optic chiasm, dan kelenjar pituitari.
"Dalam lukisan fresko "Penciptaan Adam" yang mungkin lebih tepatnya disebut "Anugerah Adam", saya yakin ada pesan khusus yang disampaikan Michelangelo," kata Frank Meshberger, yang menginterpretasi karyanya secara neuroanatomi, seperti dimuat BBC.
4. Otak "Tenggorokan Tuhan" di Kapel Sistine

Ilmuwan dari Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins di Baltimore, AS, Ian Suk dan Rafael Tamargo, menyatakan salah satu lukisan terakhir Michelangelo di langit-langit kapel menggambarkan secara persis syaraf tulang belakang dan batang otak manusia.
Jika ditelisik secara teliti, gambar anatomi itu terdapat pada lukisan sosok Tuhan yang sedang memisahkan terang dari kegelapan dengan tangan-Nya.
Menurut mereka, tenggorokan dan dada sosok Tuhan dalam lukisan Michelangelo itu semula seperti memiliki anatomi yang tak beraturan--tak seperti dalam lukisan Michelangelo lainnya. Namun, Ketika diamati lebih jauh, lukisan aneh yang tampak seperti kecerobohan itu terbukti merupakan pekerjaan seorang jenius.
Seperti dituliskan dalam jurnal Neurosurgery, para ahli menyimpulkan di situlah Michelangelo menyisipkan gambar detail otak manusia sebagai sebuah pesan rahasia.
5. Penampakan UFO dalam "Madonna with Saint Giovannino"
Ada fitur tak biasa dalam lukisan "Madonna with Saint Giovannino" karta Domenico Ghirlandaio. Sebuah gumpalan yang melayang di langit di atas bahu kiri Bunda Maria.
Jika diperhatikan lebih cermat, gumpalan itu mirip obyek piringan yang terlihat bersinar. Kalau saja itu adalah lukisan modern, orang bisa langsung menebak benda aneh itu sebagai gambaran UFO. Tapi bagaimana ceritanya orang di Abad Pertengahan punya imajinasi soal UFO atau alien?
Menurut situs Examiner, lukisan karya Domenico Ghirlandaio bukan satu-satunya dari Abad Pertengahan yang menampilkan obyek aneh.
6. Simbol Ketegangan dalam "Prophet Zechariah"
Ketegangan antara Michelangelo dengan Paus Yulius II tergambar dalam lukisan "Prophet Zechariah". Sejarawan berpendapat, dalam lukisan itu Michelangelo menggambarkan Paus sebagai Nabi Zakariah. Dan salah satu dari dua malaikat yang ada di belakangnya membuat gerakan tangan yang tak semestinya. Tak sopan.
Seperti dimuat Telegraph, tafsir lukisan itu diangkat dalam buku "The Sistine Secrets: Unlocking the Codes in Michelangelo's Defiant Masterpiece" karya Rabbi Benjamin Blech, dosen Talmud di Yeshiva University, New York dan Roy Doliner, pemandu wisaya di Vatikan.
7. Simbol Kabbalah dalam "David dan Goliath"


Masih soal lukisan Michelangelo di Kapel Sistine. Memindai figur-figur dalam karya seluas 14.000 kaki, para ahli menemuka bentuk yang berkaitan dengan huruf Ibrani.
Salah satunya, figur David dan Goliath membentuk huruf gimel simbolisasi g'vurah atau "kekuatan" dalam tradisi mistis Kabbalah.
Pada dinding seberang, adegan menunjukkan Judith dan hamba nya membawa kepala Jenderal Asyur, Holofernes membentuk huruf Ibrani chet -- yang berarti "mencintai kebaikan".
Seperti dimuat Telegraph, Michelangelo diyakini sempat mempelajari Yudaisme di Lorenzo de Medici, Florence.

8. 112 Idiom dalam "Netherlandish Proverbs" 

"Netherlandish Proverbs" adalah lukisan cat minyak pada panel kayu oak yang dibuat pada tahun 1559 oleh Pieter Bruegel the Elder.
Ada sekitar 112 idiom yang berhasil diidentifikasi dari lukisan itu. Beberapa di antaranya masih digunakan sampai saat ini, seperti "berenang melawan arus", "ikan besar makan ikan kecil", "membenturkan kepala seseorang ke tembok batu", juga "armed to the teeth" - bersenjata lengkap. Peribahasa lain menunjukkan kebodohan manusia.
Seperti dimuat situs Web Gallery of Art, lukisan Bruegel adalah cermin moral tanpa ampun dari sebuah kota yang sesat, tanpa arah.
9. Kode Ikan dalam "The Supper at Emmaus"
Lukisan "The Supper at Emmaus" adalah karya maestro lukis Baroue Italia, Caravaggio.
Menggambarkan momen ketika Yesus yang bangkit dan dalam penyamaran, mengungkapkan siapa dirinya kepada dua muridnya di kota Emmaus -- dan lalu menghilang dari pandangan mereka.
Lukisan ini tak biasa untuk figur seukuran manusia hidup, gelap, dengan latar belakang yang kosong. Di atas meja dalam lukisan itu, ada keranjang penuh makanan yang terlalu minggir ke tepi. Ada juga bayangan mirip ikan -- yang mungkin mengindikasikan kode pengakuan diam-diam bagi orang Kristen.

10. Freemasonry dalam "Young Mozart's Portrait"?
Karya seni juga tak lepas dari dugaan keterkaitan dengan Freemasonry -- organisasi persaudaraan rahasia yang berakar antara akhir Abad ke-16 hingga awal Abad ke-17.
Lukisan "Young Mozart's Portrait" adalah karya pelukis anonim --mungkin oleh Antonio Lorenzoni. Ini diduga adalah simbol dedikasi untuk sebuah hal atau tingkat hirarki. Dan sudah jadi rahasia umum, Mozart diduga kuat merupakan tokoh Freemansory.

Selasa, 26 November 2013

7 Hewan Yang Memliki Mitos Yang Mengerikan

Kali ini "saya" akan menyajikan beberapa mitos mengenai beberapa hewan dibaawah ini. silahkan disimak dan cekidoot . . .

Mitos terhadap suara hewan, keberadaan ataupun kedatangannya ke rumah atau lingkungan kita hingga saat ini masih dipercaya oleh sebagian kalangan masyarakat di berbagai negara. Memang ada orang yang percaya adanya hewan yang memiliki mitos mengerikan. Sayangnya, hewan-hewan yang dipercaya sebagai pembawa mitos sebagian sudah punah. Hanya beberapa saja yang masih tersisa dan masih dipercaya sebagai hewan yang membawa mitos. 
Berikut 7 Hewan yang Memiliki Mitos Mengerikan: 

1. Laba-Laba 

Sebagian masyarakat eropa percaya jika bertemu laba-laba di pagi hari, itu tanda akan ada dukacita dan keprihatinan. Sebaliknya, jika melihatnya pada malam hari akan membawa kebahagiaan. Sedangkan kalau melihatnya di siang hari, itu tandanya mereka bakal dapat hadiah. 

2. Aye-Aye 

Aye-aye merupakan salah satu hewan yang memiliki mitos mengerikan. Meskipun beratnya hanya 4 pon di alam liar, binatang kecil ini dipandang sebagai pembawa malapetaka dan kematian oleh masyarakat lokal di Madagaskar. Binatang ini bisa menembus jantung manusia saat tidur. 

Madagaskar adalah satu-satunya tempat di bumi di mana binatang ini bisa ditemukan di alam bebas. Menurut legenda, aye-aye yang memiliki mata gelap, jari-jari yang panjang dan penampilan menjijikkan, diperkirakan menyelinap ke rumah penduduk desa terdekat dan menggunakan jari tengah untuk menembus jantung manusia saat tidur. 

3. Kucing 

Siapa yang tidak tau dengan hewan yang satu ini, kucing merupakan salah satu hewan yang banyak dijadikan peliharaan. Akan tetapi pada abad pertengahan di eropa, kucing dianggap sebagai jelmaan penyihir, dan sampai sekarang pun masih banyak orang yang percaya bahwa kucing hitam merupakan pembawa sial. 

4. Anjing 

Anjing dipercaya memiliki insting yang tajam sehingga dapat memberi peringatan tanda bahaya kepada pemiliknya. Ada mitos yang mengatakan jika anjing menggonggong pada malam hari dianggap bahwa di sekitar anjing tersebut terdapat makhluk halus, dan mitos ini pun masih banyak orang yang mempercayainya sampai sekarang. 

5. Burung Hantu 

Karena burung hantu merupakan salah satu hewan yang memiliki jadwal berburu mangsa pada malam hari, ditambah lagi hewan ini memang misterius dan memiliki sorot mata yang mengerikan, burung hantu dianggap hewan peliharaan hantu. Oleh karena itu dinamakan burung hantu. Di eropa pun sebagian orang percaya bahwa burung hantu merupakan pembawa kematian dan ada juga yang menjadikan burung hantu sebagai simbol kematian. 

6. Tokek 

Banyak sekali mitos yang berkembang di masyarakat klo tokek digunakan untuk kepentingn sihir yang bisa mendatangkan kekayaan. ada mitos yang mengatakan bahwa tokek merupakan transformasi dari jin, setan, hantu menjadi seekor tokek. Ada mitos yang mengatakan bahwa ketika tokek mengeluarkan suara maka disaat itulah ada penunggunya. 

7. Ular 

Banyak sekali mitos mengenai ular ini, pada zaman dahulu orang meyakini bahwa ular merupakan jelmaan iblis. Ada juga mitos yang mengatakan jika ular muncul dalam mimpi, maka hal tersebut dianggap sebuah pertanda buruk. Ada juga yang mengatakan konon, bila bertemu ular atau ada ular disekitar kita maka bakal ada musibah atau sesuatu yang tidak baik bakal menimpa kita.

Senin, 25 November 2013

10 Tanda Makhluk Halus berada di Dekat Kita

Tak semua orang diberkahi dengan indera ke tujuh yang katanya bisa mendengar, melihat kehadiran makhluk yang tak kasat mata. Tetapi, banyak orang yang cukup sensitif dan bisa merasakan adanya makhluk gaib yang sedang mengamati atau lewat di sekitarnya.
Nah, ternyata ada tanda-tanda yang menunjukkan kehadiran makhluk halus, walaupun Anda tak dapat melihatnya. Apa sajakah tanda itu?
Tanda 1:
Tiba-tiba ada angin yang lewat dan semilir, padahal Anda tahu benar ruangan tersebut tak memiliki akses keluar masuk angin. Tak berapa lama, tengkuk atau bagian tubuh lain jadi merinding.
Tanda 2:
Aroma wewangian bunga, menyan, hio yang dibakar, ubi-ubian bakar, atau bau tak sedap (apek) yang menunjukkan ada makhluk sedang lewat atau berdiam di tempat tersebut.
Tanda 3:
Bila aromanya seperti amis darah, konon ada Sundel Bolong yang sedang lewat.
Tanda 4:
Lolongan anjing di malam hari, menunjukkan ada makhluk halus yang sedang lewat. Dan apabila lolongan tersebut ternyata berada di tempat yang agak jauh, artinya si anjing itu yang telah melihatnya.
Tanda 5:
Apabila ada aroma menyengat seperti bekas pembakaran, artinya ada hantu yang tubuhnya sudah rusak tak sempurna. Biasanya ia mati akibat luka bakar.
Tanda 6:
Tiba-tiba benda yang diam bergerak sendiri, padahal tidak diangkat, dan tidak ada gempa. Biasanya hantu yang usil senang memainkan barang-barang dan mengganggu manusia yang ada di tempat tertentu.
Tanda 7:
Masuk ke sebuah ruangan, Anda merasakan ruangan itu terkesan suram dan lusuh. Ruangan ini seringkali dijadikan tempat yang ditunggu oleh makhluk halus.
Tanda 8:
Terkadang ada aroma tembakau yang kering dan siap dilinting pada kertas. Dan bau itu muncul di tengah-tengah ruangan yang tak ada akses tembakau apapun, tandanya ada hantu orang yang sangat sepuh (tua) sedang melintas di sana.
Tanda 9:
Saat lewat di persimpangan jalan atau di pekuburan tiba-tiba motor atau mobil yang Anda bawa terasa berat. Jangan berteriak dan berhenti. Santai saja, dan terus berjalan sampai melewati jembatan atau pekuburan selanjutnya. Biasanya, ada kuntilanak yang numpang di kendaraan Anda.
Tanda 10:
Saat ada kupu-kupu datang dan masuk ke dalam rumah serta hinggap pada anak kecil, konon saat itu arwah nenek moyang/kakek/nenek sedang datang berkunjung dan kangen anggota keluarganya.

Nah kalian pernah  nggak ngalamin yang kaya gituan,, gue sih alhamdulillah gak pernah,, :D :)

Sabtu, 27 Juli 2013

Cerita horor fiksi bersambung "Misteri Lukisan Miss Sisilia Part End"

Hai sobat blogger,, !!! Kali ini "SAYA" akan memposting lanjutan cerita fiksi bersambung,,yang berjudul "Misteri Lukisan Miss Sisilia"..
Selamat membacaaaa !!


Pagi ini aku merasakan seuasana yang sangat berbeda pada Asrama ini, kulihat kea rah jendela tak pernah kulihat mendung segelap ini bahkan kurasakan hawa yang sangat buruk akan datang hingga aku mendengar pyuarrrr!!!
Suara gelas yang baru jatuh pada meja belajarku,
“siapa yang sudah meletakkan gelas ini disini, bukankah aku sudah pernah bilang bila aku benci dengan gelas yang di letakkan di meja belajar, “
Aku mendekati gelas itu, Astaga, aku terkejut melihat pecahan gelas dengan percikkan darah dan ku sentuh , kucium bau darah itu,
“darah ayam” gumamku dalam hati,
“jangan jangan aku memang sudah melakukan hal yang buruk “ segera aku keluar asrama dan berencana menemui Miss Sisa untuk menceritakan apa yang sudah terjadi,
Sesaat aku keluar kamar kulihat Awan semakin gelap bahkan sesekali petir saling menyambar, ini hal pertama yang pernah aku lihat di asrama ini, sangat aneh menyaksikan mendung segelap ini di cuaca pagi buta ini,

Aku berjalan perlahan dengan angin dingin yang sesekali membelaiku, kurasakan seluruh tubuhku menggigil sesaat ketika ku lewati taman , aku mendengar suara seorang wanita sedang bersenandung merdu di taman , dlegg, sejenak aku tertegun , dengan langkah penuh penasaran aku pun mencari sumber suara senandung wanita itu,
Dan ketika kulihat,
“miss Sisilia”
Kulihat wanita duduk bersipu mencium wangi bunga dan ku dengar dengan jelas Wanita itu bersenandung dengan riang namun senandungnya itu sangat mengerikan dan seketika menelusup jantungku, tak henti hentinya jantungku berdegup kencang bahkan aku tidak mampu menenangkan diriku yang bersembunyi di balik tembok itu,
Hingga dia melihat ke arahku dan mengejutkanku, aku pun seketika bersembunyi dan bergumam dalam hati, “apa dia melihatku,
Keringat bercucuran dan kuberanikan melihat dan mengintipnya kembali bangku taman itu, tapi dia sudah menghilang, kurasakan ketenangan sejenak, dan ketika ku lihat lagi, dleeggg!!
Sosok itu berada di depanku dengan mulutnya yang penuh dengan darah dan berusaha meraihku, namun segera aku berlari, aku berlari menelusuri lorong itu, hingga aku menabrak seorang murit wanita,
“aku sedikit tenang”
Sisiwi itu bertanya padaku “kamu gagk papa kan?”
Aku berdiri dan merapikan bajuku, sesaat aku tenangkan diriku  karna aku lah yang harusnya bertanya padanya, hingga kulihat sisiwi itu menjadi Miss Sisilia, sontak aku terkejut, kaki ku mendadak lemas, dan aku hanya mampu mundur, tatapan dingin itu mampu membuatku merasakan kengerian apa yang ingin dia lakukan sebenarnya,

Hingga tepukan Miss Aila, menyadarkanku,
Kulihat ekspresi Miss Aila menatapku dengan tatapan yang curiga, dan kemudian dia menarik tanganku, membawaku bertemu dengan kepala sekolah,
Kepala sekolah menungguku di ruangan yang bahkan belum pernah aku lihat aku sedikit terkejut dimana ini??
Dan dia pun mempersilahkan aku duduk yang membuatku sedikit heran adalah Lukisan Miss Sisilia ada di ruangan itu, kemudian Miss Sisa yaitu kepala sekolahku mendekatiku dan bertanya apa ada yang ingin kau ceritakan Elfii??

Aku sedikit terkejut, aku pun bercerita tentang apa yang aku alami tapi belum aku mengatakan sepatah katapun, lampu di ruangan itu mendadak mati dan seterusnya,
“Dia disini??”
Kepala sekolah tiba tiba mengatakan hal yang tidak aku menegrti,
Kulihat wajah pucat dari Miss Aila, apa yang sebenarnya terjadi ini?

Dan tiba tiba aku, aku mencium bunga Kenanga yang sering aku lihat di taman ,
Hingga dia muncul tepat di belakang  Miss Sisa, dan langsung mencekik kulihat dia yaitu Miss Sisilia,
Seketika itu kulihat Miss Aila berusaha menghentikan makhluk itu, dengan membaca sebuah buku ya mantra lain entah apa itu?? Seperti sebuah sair tapi aku tidak mengerti tapi suara Miss Aila membacakan itu membuat mataku seakan mendadak kabur, dan suara itu sangat mengerikan sair apa itu??
Aku pun memundurkan langkahku, hingga kulihat makhluk itu berteriak sembari menutup telinganya, dan Miss Sisa banyak memuntahkan darah dari mulutnya kemudian sosok itu menghilang dan lenyap,
Kemudian Miss Aila menghampiriku dengan wajah nya yang tampak ketakutan terlihat dari keningnya yang mengeluarkan banyak keringat, dia bertanya padaku,
“dimana Elfii??”
Aku tidak mengerti maksut ucapanya sembari dia menyentuh dan mengulang pertanyaan itu,
“dimana kau melihat jasad dari dia?”
Kali ini aku mengerti segera aku mengatakan , aku menemukanya di gudang tua seberang sungai di balik tembok itu??’
Kemudian Miss Sisa, “cepat kalian pergi kesana aku tidak apa apa disini, “  
“tidak dia mengincar anda aku tidak akan meninggalkan anda” Miss Aila untuk pertama kalinya kulihat membantah perintah dari Miss Sisa,
Kemudian Miss Aila melihatku kembali dan memberiku kantong hitam , “disini ada bunga melati dan bubuk garam , kau taburkan pada jasad itu, lalu bakar dengan api yang keluar dari korek ini, kamu harus pergi kesana karna bila tidak maka,,,…”

Kulihat mata Miss Aila tiba tiba menangis darah aku pun terkejut dan segera mundur dari sana, “cepattt!! Kami tidak apa apa disini kami akan berusaha menahanya disini??? Cepat lakukan,”
Miss Aila memintaku untuk pergi kulihat mata Miss Aila semakin banyak mengeluarkan darah sebenarnya aku tidak tega bila harus meninggalkanya, dan aku pun segera berlari pergi menuju ke gudang tua itu,

Kulewati lorong itu, kulihat hujan turun dengan sangat deras bahkan sesekali petir mengelegar tapi tak kuhentikan langkahku sedikitpun dengan membawa kantong hitam aku harus menyelesaikan perintah itu karna aku lah yang bertanggung jawab,
Hingga aku melihat Rina berdiri di depanku dengan penasaran Rina bertanya padaku, kamu mau kemana ?” hujan hujan begini”
Tapi aku sudah harus pergi kukatakan singkat pada Rina “tidak ada waktu aku menceritakan semua ini aku harus melakukan sesuatu, “
Aku pun berlari meninggalkan Rina, namun kulihat Rina mengejarku, aku berhenti dan mengatakan “kamu jangan ikuti aku ini terlalu berbahaya kembalilah ke asraama??”

Aku pun melanjutkan langkahku namun kulihat Rina tetap mengejarku, aku pikir ini akan membuang buang waktu ku ijinkan Rina mengikutiku, dan ku panjat tembok itu dan kulihat Rina berhasil menysulku,
“kamu mau kemana ?? kita di larang untuk keluar dari asrama seperti ini??”
Tapi aku hanya diam , kini perhatianku tertuju pada jembatan tua dengan arus sungai yang sangat deras, aku pun berlari dan melangkah dengan hati hati ke jembatan tua itu yang sedikit bergoyang seakan tidak mampu menahan tubuh kami,
Setelah itu aku menuju ke gudang tua itu, Rina yang mungkin sudah merasa jengkel terhadapku yang tidak mengatakan apa yang sedang aku lakukan pun meraih tanganku dan menghentikanku,
“kamu ini kenapa ha?? Jawab pertanyaanku,
Aku pun dengan perasaan campur aduk mengatakan dengan kasar!!
“kita semua dalam bahaya , aku baru saja melakukan sesuatu yang bodoh??”
Hingga , srettt!! Tiba tiba aku merasakan kehadiranya ..
“dia disini?”
Rina bertanya padaku “siapa?”
Aku segera menuju ke pintu gudang itu, tapi pintu yang sebelumnya sangat mudah untuk di buka kini terkunci, kucoba untuk mengedornya bahkan Rina ikut membantuku tapi tetap tidak bisa..
“pasti masih ada jalan lain?”
Gumamku dalam hati..
Kami pun mancari jalan memutar dan kudapati sebuah jendela kaca tua, ku buka dengan cara melemparkan batu yang keras dan sukurlah kami berhasil masuk di tengah hujan yang semakin deras aku mencari dimana kamar aku melihat dia , entah saat itu aku benar benar disini atau hanya mimpi yang jelas aku tau kamar itu berada jauh di dalam gudang ini,

Hingga aku menemukanya tepat dengan rantai yang dulu aku lepaskan, sesaat aku memasukinya bersama Rina, namun hanya tempat kosong tak ada apapun di sana ,
Hingga aku mendengarnya,
Suara senandung itu , senandung mengerikan dari Miss Sisilia,
Ku dengar suara itu semakin lama semakin keras ,, aku pun merasakan hawa yang paling menakutkan bahkan tak henti hentinya aku menggigil ketakutan tak jauh beda dengan aku Rina merasakan hawa yang sama seperti aku,
Segera aku  mengenggam tanganya dan ku tarik tangan Rina Ke sebuah almari tua, dan ku biarkan dia masuk aku pun bersembunyi di balik sebuah gorden tua, kulihat pintu itu dari sobekan gorden sementara Rina ku suruh untuk tetap diam apapun yang nanti dia lihat, suara senandung itu semakin keras bulukudukku semakin berdiri, hingga

Dlegg.. tiba tiba di sampingku dia berada tepat di sampingku aku berteriak sekuat tenaga “Arghhh???”

Dan dia langsung mencekikku,
Dengan tenaga seadanya ku raih garam dan kulemparkan padanya, kulihat dia merasakan kesakitan dengan menutup matanya, Rina yang mendengar suara teriakan ku segera keluar dan melihat keadaanku , hingga dia terkejut menatapku,
“siapa itu?? Bukankah dia adalah Sosok dalam lukisan itu??
Aku pun tiba tiba teringat dengan semuanya , Lukisan itu??
Apakah ada hubunganya, lukisan itu??
Aku pun mengingat semua kembali, ya, sebuah Tali, dia mati bukan karna warga melainkan sebuah Tali dan ketika kulihat ke atas ku temukan sosok tergantung di atas loteng , ya itu adlah dia??
Miss Sisilia, aku segera berlari ke tangga tua dan aku terkejut ketika kaki ku tiba tiba lumpuh dan kulihat hidung dan mulutku mengeluarkan darah, kembali ku ambil garam itu, tapi sosok itu melemparkan aku, dengan terseok seok aku berusaha untuk bangun, tapi kulihat Rina berdiri tepat di belakang tangga itu,

“Rina , cepat turunkan jasad itu?? Cepat?
Mendengar itu Rina berlari menuju ke Tangga sosok itu berusaha mengejarnya , aku yang tampak lemah berusaha mengingat sair itu, meski aku hanya mengingat beberapa bait dari sair atau mantra itu tidak ada salahnya aku mencoba, dan kulihat dia sosok itu menahan rasa sakit sepertinya aku bisa, namun aku mendapatkan efek yang harus aku bayar ketika aku membaca sair itu,
Mataku mengeluarkan darah, meski perih aku berusaha menahanya , kulihat Rina hamper selesai menurunkan Jasad itu, aku segera menghentikan itu dan berlari menuju ke kantong hitam itu,
Blukk, suara jasad itu yang berhasil Rina turunkan, Sosok itu kini menatapku tajam dan menuju ke arahku, namun aku masih beruntung berhasil meraih kantong hitam itu, dan ku taburkan garam pada jasad itu, kulihat dia mulai berteriak, keras sekali, aku pun menutup kedua telingaku, petir semakin keras menyambar, dan segera ku taburkan juga bunga melati itu pada jasad itu ,

Kini kurasakan aku sedikit lega dan aku menunduk menangis, semoga ini semua benar benar sudah berakhir, kulihat Rina baru saja menuruni anak tangga dan menatapku, aku tersenyum padanya
Kupikir ini semua sudah berakhir rind an sesaat aku berdiri, Rina melihatku dengan tatapan yang menyuruhku melihat ke belakang, aku pun memalingkan wajahku, sosok itu masih hidup bahkan dia berdiri dan langsung menarik tanganku hingga aku terjatuh, dan dia melihatku dengan darah yang menetes pada wajahku, apakah aku akan berakhir disini,
Hingga dengan sigap Rina mengambil sebuah Garpu yang biasa di gunakan petani untuk memindahkan Bambu, yang sudah berkarat tentu saja ini adalah gudang penyimpan lumbung padi , jadi benda seperti itu pasti ada di tempat ini,
Rina tepat menancapkan pada kepalanya, Garpu yang tertancap pada kepalanya bahkan tak mampu menghentikan sosok itu,
Rina meraih tanganku dan menarikku untuk berlari keluar, pintu masih terkunci kami terjebak, kulihat banyak tumpukkan padi, aku lupa bila aku harus membakar jasad itu setelah menabur garam dan bunga melati itu,
Segera aku membakar tumpukkan jerami itu yang menyebabkan kebakaran hebat, kami masih terjebak kami berusaha mendobrak dengan tenaga seadanya dimana api semakin besar kami terus berusaha hingga pintu pun akhirnya terbuka,
Bruakakkak”
Kami pun terpelosok ke tanah dan merangkak menjauh dari gudang tua itu, kulihat api semakin besar dan mulai membakar gudang tua itu, meski hujan masih terjadi tapi tak mampu menghentikan api itu yang semakin besar kami terus menatap rumah itu,
Apakah dia masih akan mengejar kami, bukankah dengan api dia akan musnah, tapi perkiraan kami salah dia menghampiri kami dengan tubuh terbakar, bahakan dia merangkak menuju kea rah kami dengan kepala tertancap garpu dan tubuh terbakar dia berusaha meraih kami,
Kami sudah tidak memiliki kekuatan lagi akibat kelelahan, kami merangkak menjauh hingga tubuh itu mendadak mulai menjadi debu..
Kali ini semua berakhir, Rina memelukku , aku menangis kulihat darah bersimbah di wajah ku dan Rina membasuh wajahku dengan bajunya dan mengatakan “semuanya sudah berakhir, dia tidak akan muncul lagi??”

Kami kembali ke asrama dengan Rina membopong tubuhku yang sangat kelelahan, kulihat Miss Sisa Dan Miss Aila yang tidak berbeda dengan kami , terlihat darah bersimbah pada tubuh mereka, mereka memelukku,
“kalian tidak apa apa ??”
Miss Sisa yang tampak hawatir dengan keaadaan kami,

Seminggu kemudian..
Setelah kami tenang dan merahasiakan semua ini dari semua murit siswi asrama ini,.
Miss Sisa menemuiku dan menceritakan siapa Miss Sisilia, aku hanya tertegun mendengar cerita itu dan mengatakan “kami sudah lama mencari jasad itu tapi kami tidak pernah menemukanya, kami berharap sekarang dia bisa tenang bila semua ini sudah berakhir??”
Aku hanya tertunduk diam melihat Lukisan itu yang masih tergantung di ruang utama, meski kami mengalami kejadian itu tapi lukisan teteplah lukisan,
Dan semuanya sudah selesai..


3 Tahun berlalu…

 kini adalah hari kelulusan ku dari sekolah ini meski aku tidak meraih nilai yang bagus, tapi aku cukup puas, dan yang paling membuatku senang adalah Rina sahabat terbaik yang pernah aku miliki,
“besok kamu akan kembali ke kotamu ya?? Rina bertanya padaku,
“aku  mengangguk dan mengatakan “kapan kapan mainlah kesana ?? aku akan membawamu berkeliling di sana dan kamu pasti menyukainya,
Kami terseyum bersama dan menghabiskan waktu bersama,
Kini aku mengemasi barang barangku dan Rina sudah kembali ke kota nya kemarin sore meski dia pergi duluan tapi aku senang sudah bisa mengahbiskan waktu bersamanya ..
Dan tak kan aku lupakan , sesaat aku berjalan melewati ruang tengah kembali aku menatap lukisan itu, kulihat lukisan itu masih menyimpan misteri tiap aku melihatnya, tapi itu ..
Aku pun segera melangkah pergi hingga langkahku terhenti, setelah aku mendengar suara memanggil namaku “Elfii”
Aku terhenyak diam dan melihat lukisan itu tapi tak kudapati ada apa apa, mungkin hanya hayalanku, aku pun kembali melangkahkan kakiku pergi dan kembali ke kotaku,
Kini legenda urban mengenai misteri di balik lukisan Sisilia menjadi legenda urban yang cukup berhasil menakut nakuti anak baru tapi apapun itu, yang aku tau bila Dia memang ada…….



The End <3   


Cerita horor fiksi bersambung "Misteri Lukisan Miss Sisilia Part 5"

Hai sobat blogger,, !!! Kali ini "SAYA" akan memposting lanjutan cerita fiksi bersambung,,yang berjudul "Misteri Lukisan Miss Sisilia"..
Selamat membacaaaa !!

Kali ini Miss Aila kembali menyeretku dan membawaku ke ruangan kepala sekolah lagi untuk menemui kepala sekolah miss Sisa,
Dan kulihat Miss Sisa, menatapku dengan tatapan tajam , entah kenapa semuanya terasa aneh suasana di sekolah ini yang aku pikir akan tenang mendadak berubah menjadi suasana penuh dengan tanda tanya,
“kamu boleh keluar, dan kamu Elfii, silahkan duduk??”
Kulihat Miss Aila keluar ruangan setelah mendapatkan perintah  , dan Miss Sisa berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke arahku dengan langkah pelan aku hanya tertunduk diam dalam keheningan,
Kemudian dia mendekatiku dan membisikkan padaku, “apa yang sebenarnya kau lakukan? Apa kau ingin menentangku, katakan ..?”

Aku hanya menatapnya sesekali aku membuang muka, aku sudah tidak perduli apa yang nanti akan aku dapatkan dari hukuman ini, tapi yang jelas aku tidak bersalah dan tak ada unsure aku menyakiti dia atau entah siapa itu?
Dan Miss Sisa mendekati sebuah rak buku, kulihat dia mengambil sebuah buku dan membukanya, dan dia hanya mengatakan entah kalimat apa itu tapi aku tidak pernah mendengarnya seperti sebuah mantra,

Semakin lama aku mendengar mantra itu semakin aku merasakan tubuhku menggigil seolah nyawaku akan terangkat dan mendadak mataku menjadi gelap seolah ada sesuatu yang terjadi pada tubuhku,  kulihat aku kembali memuntahkan darah amis dari sebuah darah ayam, di meja itu, hingga sesuatu keluar dari tubuhku, ahhhhh… aku berteriak dan semuanya ..

Aku masih dalam keadaan sadar yang kulihat hanya sosok samar samar di belakang Miss Sisa, yaitu Miss Sisilia, dan kulihat dia menatap ke arahku, dengan tatapan yang membuat aku tidak bisa melakukan apa apa kecuali ,, menahan rasa sakit di tenggorokanku,
Ketika ku sadar aku terduduk di ruangan itu dengan tenaga sisa aku sangat kelelahan dan masih menahan rasa sakit di tenggorokanku,
Tapi tak kulihat darah di meja itu, padahal yang aku ingat aku memuntahkan darah di atas meja itu, aku melihat Miss Sisa duduk terdiam melihat kaca, dan sedang membaca buku, aku tampak heran dengan apa yang baru saja terjadi padaku,

Sesaat aku akan bertanya sebenarnya apa yang terjadi padaku, Miss Sisa memotong pembicaraanku,
“kamu sudah bangun , sukurlah, kamu baru saja pingsan aku pikir sakit parah rupanya hanya kelelahan,”
Apa yang terjadi padaku miss?? Aku mencoba bertanya padanya,
“kamu hanya kelelahan, dan sekarang kamu bisa pergi ke kamarmu, “
“apa?” dalam hati aku bingung bukankah aku kesini akan mendapatkan hukuman setelah aku berkelahi dengan sahabatku sendiri Rina, lalu kenapa Miss Sisa tidak menghukumku, pertanyaan itu terus membayangiku, namun aku beranjak pergi setelah memberi salam pada Miss Sisa, dan melangkah meninggalkan ruangan itu,

Sesaat aku membuka pintu, kulihat Miss Aila tersenyum padaku entah kenapa setelah aku terbangun semuanya seolah aneh dan kenapa Miss Aila tersenyum padahal sebelumnya dia bahkan tak pernah tersenyum sedikitpun padaku,
Aku melangkah menuju ke kamarku, dan kulihat murit murit lain di sepanjang perjalanan melihatku aneh dan kadangkala menjuhiku, seolah ada yang sedang dan baru saja terjadi yang tidak aku ketahui,
  Sesaat ketika ku buka pintu kamarku aku melihat Rina duduk terdiam seolah baru saja menangis, dengan kepala tertunduk, aku menatapnya dan kemudian Rina menatapku setelah mendengar aku yang baru saja membuka pintu, Rina menatapku dengan tatapan penuh linangan air mata,

Saat itu perasaan campur aduk dalam hatiku, aku masih menyimpan pertanyaan siapa sosok di depanku ini,
Kemudian yang membuatku terkejut adalah Rina berlari menghampiriku dan memelukku, kulihat tetesan air matanya menempel pada pipiku, aku bingung ada apa ini? Kenapa Rina yang sebelumnya sudah menfitnah ku mendadak memelukku?
“kamu gagk papa kan Elf, kamu gagk papa kan??”
Aku menatapnya dengan heran, dan aku pun bertanya sebenarnya apa yang terjadi Rin?”
Rina menarikku masuk dan menutup pintu itu, dan membawaku duduk di atas ranjang miliknya dengan kelihatan wajah pucat dia bertanya padaku,
“kamu gagk inget apa apa Elf??”
Aku hanya menggelengkan kepalaku dan mengatakan tidak.
“kamu tau kalau kamu sudah 3 hari kerasukan aku dan teman teman sudah mencoba menahan kamu tapi kamu terus menerus mengatakan , aku akan balas dendam dengan mata hanya menunjukkan kemarahan tanpa pupil kamu juga sering berteriak, berikan aku darah ayam, kami ketakutan dan akhirnya kami membawamu ke Miss Sisa, dan entah apa yang beliau lakukan tapi kami sangat senang kamu bisa kembali normal,”
Jadi selama ini aku lah yang merasakan ke anehan itu., akulah yang selama ini kerasukan, jadi semua yang aku lihat itu, Rina, dia  aku mengerti,  Miss Sisa yang sudah mengusir Miss Sisilia dari tubuhku, dan sosok yang keluar dari tubuhku adalah dia,
Pantas saja tenggorokan ini terasa sakit aku , mamakan darah ayam,


Dan sesaat aku benar benar bingung untuk apa dia merasukiku, aku hanya tertunduk diam di dalam pelukkan Rina, yang terlihat sangat hawatir melihatku, selama ini aku merasakan dia lah yang sudah berubah padahal akulah ..
Aku hanya menunduk dan tersenyum memiliki sahabat yang sebaik ini,
Tapi tetap saja dia pasti akan kembali, karna semuanya masih ada yang terlewatkan entah apa itu, aku yakin semua ini belum selesai,

Kini malam telah tiba, dan baru saja aku membuat semua penghuni asrama di sini gempar dengan melihat aku kesurupan semoga itu tidak akan terulang lagi,
Rina mengatakan “kamu tidur dulu saja , aku yang akan menjagamu sebelum kamu tidur..”
Aku pun segera memejamkan mata sesaat melihat Rina rela untuk mengijinkan aku terlelap dahulu,
Malam semakin larut aku merasakan ada yang baru saja membelai rambutku, aku pun terusik dan membuka mataku, tak kulihat siapapun di depanku, kulihat Rina terlelap dalam meja belajarku, aku sungguh tertegun melihatnya begitu memperhatikanku, ku ambil selimut dan kututupi tubuhnya agar dingin malam ini, tidak membuatnya sakit, dan sesaat aku akan tidur lagi, aku merasakan suara itu, suara yang sudah kesekian kali aku dengar tiba tiba muncul dan membuat jantungku berdegup,
“Elfii, Elfii”
Bila sebelumnya aku hanya mendengarnya sesekali kali ini aku seringkali mendengarnya, aku terdiam apa yang harus aku lakukan? Apakah aku bangunkan saja Rina?”
Tapi tiba tiba  suara pintu kamarku ada yang mengetuk dengan lirih,
“tok tok tok”
Aku semakin ketakutan dapat kurasakan kakiku tak henti hentinya bergetar hebat, dan membuat tangan ku serasa mati, kemudian dengan perlahan pintu itu terbuka dengan sendirinya,
“pruakkk”
Tak kulihat siapapun di balik pintu yang terbuka itu, dan kemudian aku mulai melangkah mendekati pintu itu, ku langkahkan kakiku perlahan lahan hingga kurasakan hembusan angin menyapu rambutku, suasana dingin membuatku mengiggil , dan ketika kulihat lorong itu kudapati seseorang bayangan putih baru saja melewatiku,
Entah apa yang membuatku melakukan hal gila ini, aku mengikuti bayangan itu, bahkan hingga membawaku menuju ke ruang utama itu dimana aku dapat melihat lukisan miss Sisilia, dan aku yakin pasti ada sebuah rahasia di asrama ini dan aku harus mengetahuinya, kulihat dengan jelas lukisan itu,
Ku tatap kembali rumah tua dan sebuah tali,. Lukisan ini sangat aneh, dan menggambarkan apa ?
Hingga suara itu memanggilku kembali, kali ini suara itu membawaku ke sebuah taman di asrama ini,
Semakin lama suara itu semakin keras, aku terus mengikutinya, dan aku sangat terkejut sosok Miss Sisilia berdiri de depanku, kali ini dia menampakkan dirinya menyerupai lukisan itu dengan rambut ikal panjang yang di ikat, dia tersenyum kepadaku membawa sebuah bunga dan melihatku,
 Sebenarnya aku sangat ketakutan melihat sosok dia meski kali ini dia menampakkan dirinya tak seseram sebelumnya kemudian dia terbang dan melayang menuju ke arahku,

Melihat itu sebenarnya mampu membuat jantungku berdegup sangat kencang dan membuatku sedikit memundurkan langkahku,
Kemudian, tepat di hadapanku,
Dia melakukan hal yang bahkan tak pernah aku bayangkan sebelumnya,

“dia menangis di hadapanku dengan menunduk ke arahku”
Melihat itu aku sedikit menaruh simpati apa yag sebenarnya dia lakukan hingga menangis seperti ini,
Dan aku pun bertanya apa yang membuatmu menangis?’
Kemudian dia menunjuk sebuah tempat dimana kami siswi di asrama ini tidak boleh kesana karna itu keluar dari perbatasan asrama,

Tapi melihatnya seperti itu membuatku untuk pergi kesana ,
Dan sosok itu kemudian menghilang tepat di hadapanku,
Aku pun menuju kesana, perlahan lahan aku melihat sebuah tembok, dengan nekat aku memanjat tembok itu dan ku dapati sebuah sungai kecil dengan jembatan tua, aku kembali berfikir apakah aku harus melakukan ini, hinga akumendengar suara namaku lagi ya dia memanggilku terus menerus,
“Elfii, Elfii”
Aku pun berjalan di jembatan tua itu meski jembatan itu sudah sangat tua, tapi jembatan itu masih sangat kuat, satu hal yang menggngguku , bila aku berfikir , jembatan ini sepertinya sudah lama di tinggalkan lalu aku akan menuju kemana??

Pasti ke sebuah tempat yang sudah lama tidak terjamah dengan manusia
 Ternyata benar apa yang aku pikirkan dan semuanya kini sudah jelas aku melihat sebuah gudang yang aku kenali yaitu gudang tua dalam lukisan itu,
Aku pun perlahan membuka pintu itu, dan kurasakan suasana mencekam dalam gudang tua itu, seperti sebuah tempat yang di gunakan seorang petani bila menyimpan padi,
Dan kali ini suara itu membawaku masuk lebih jauh lagi ke gudang tua itu,
Semakin lama suara itu semakin keras, dan kudapati, sebuah pintu dengan rantai terkunci besi, aku mencoba membukanya tapi tidak bisa, aku mencoba mencari sebuah alat untuk membuka pintu itu,
Alasanku adalah pasti semua pertanyaanku akan terjawab di balik pintu ini dan aku yakin rahasia itu ada di balik pintu ini,
Entah apa itu,
Dan ku lihat sebuah besi tua ku ambil dengan kekuatan seadanya aku berusaha keras membuka pintu itu, dan sukurlah rantai itu dapat di patahkan akibat mungkin sudah terlalu lama rantai itu hingga menjadi besi karatan,
Dan kini pintu itu aku pasti bisa membukanya,
Dan ketika ku buka pintu itu, astaga aku terkejut melihat seseorang mayat yang sudah menjadi tengkorak dengan kaki dan tangan di pasung , kulihat pakaian sudah sobek bahkan aku mungkin dapat memperkirakan bila mayat ini mungkin sudah berumur 20 tahun kematianya,
Jangan jangan ini adalah mayat dari Miss Sisilia, dan karna itu dia gentayangan di asrama kami, apa bila aku melepaskanya aku akan membuatnya tenang segera aku mendekatimayat  tangan dari tengkorak itu dan sesaat aku menyentuhnya tiba tiba aku merasakan sesuatu yang tidak enak dalam hatiku, tapi aku tetap melanjutkan untuk melepasnya..

Selang beberapa menit,
Dan akhirnya aku berhasil melepaskanya, ku lepaskan pasung di kaki dan tanganya, hingga berhasil aku melepaskanya..
Aku pun bernafas lega sejenak semoga arwahnya kali ini akan tenang aku tinggal memanggil kepala sekolah agar mayat ini dapat di kuburkan dengan layak,
Sesaat aku akan beranjak pergi, aku di kejutkan oleh sebuah tangan yang menarik kakiku hingga membuatku terjatuh dan astaga!!
Aku melihat mayat itu bergerak dan menatapku tajam perlahan lahan wajah tengkorak itu menumbuhkan kulit dan menjadi sebuah wajah yag sangat mengerikan, dengan mulut penuh dengan darah  dia menarikku dan mengatakan
“kalian semua harus merasakan apa yang dulu aku rasakan , aku akan membalaskan dendam ku dendam 20 tahun kalian membuatku seperti ini?”
Dan dia mencekikku, mendadak semuanya pun gelap, dan ketika aku membuka mata aku melihat sebuah keramaian ada apa ini..

“ya kulihat dengan mata kepalaku sendiri “Miss Sisilia sedang di tarik oleh rombongan masyarakat dan di seret kulihat wajah penuh darah seolah baru saja dihakimi oleh masyarakat, dia di seret ke gudang itu dan memasung kaki serta tanganya , aku mendekati kerumunan itu, kulihat semua warga mencaci makinya dengan mengatakan “penganut setan kau pantas mati,, mengerti??”

Dan aku pun terhenyak dari tidurku, keringat bercucuran dalam keningku, melihat aku seperti itu Rina menghampiriku dan bertanya ada apa??
Aku hanya  tertegun dan mengatakan “aku hanya mimpi..sukurlah,
Aku tersenyum pada Rina , dan Rina kembali ke ranjangnya,
Dan ketika ku buka selimutku aku terkejut melihat….
Astaga!! Itu bukan mimpi aku baru saja melepaskan Miss sisilia??
Kulihat kakiku penuh dengan darah dimana Miss Sisilia tadi menarikku…








Bersambung….